Teks ini telah diterjemahkan secara otomatis. Terjemahannya mungkin janggal atau sedikit berbeda dari teks aslinya.
Kepedulian

Semak jahe dan cangkul

Semalam, ibu saya sakit tenggorokan sampai jam 3:30 pagi. Tapi kami kehabisan jahe, jadi saya pergi ke kebun jahe untuk menggali beberapa. Untungnya, saya punya cangkul di sana. Saya membuatkannya segelas minuman jahe dan madu yang terbuat dari jahe hasil kebun kami sendiri. Pasti ia merasa sangat hangat di dalam. Setelah meminumnya, ia tertidur lelap. Saya merasa sangat bahagia.

Aku bertekad bahwa setiap hari akan menjadi cerita tentang bahasa Ibu. Dengan begitu, aku akan menabur 30 benih setiap bulan dan 365 benih setiap tahun. Dengan cara ini, ladang hatiku akan benar-benar subur dan indah berkat latihan bahasa Ibu setiap hari. Memikirkan hal itu memenuhi hatiku dengan kegembiraan dan senyum bahagia muncul di wajahku.

© Dilarang untuk memperbanyak atau menyebarluaskan tanpa izin.