Teks ini telah diterjemahkan secara otomatis. Terjemahannya mungkin janggal atau sedikit berbeda dari teks aslinya.
Rasa Terima Kasih

Kasih sayang seorang ibu sudah terlihat bahkan sebelum batuk sekecil apa pun.

Semalam aku tidak bisa tidur dan gelisah sepanjang malam. Tenggorokanku terasa gatal, seperti ada rambut kecil di dalamnya, membuatku tidak nyaman. Aku tidur di samping ibuku dan batuk ringan. Di tengah malam, kupikir dia akan tertidur lelap dan tidak akan terganggu atau terbangun oleh batukku yang ringan. Tapi dia bertanya, "Ada apa, sayang?" Aku terkejut dan menjawab, "Tenggorokanku gatal." Kupikir dia akan kembali tidur dan tertidur lagi. Tapi hatiku terkejut dan tersentuh ketika ibuku berkata, "Mau berkumur dengan air garam? Biar Ibu buatkan untukmu!" Kata-katanya membangunkanku dan menyentuh hatiku! Aku berkata, "Bu, Ibu sudah bersusah payah untukku di tengah malam. Terima kasih banyak!"

Saya bertekad untuk menyebarkan cinta dan perdamaian kepada semua orang di sekitar saya dengan mempraktikkan "bahasa cinta seorang Ibu, yang menumbuhkan perdamaian" dengan cara yang hangat, seperti cinta seorang Ibu.

© Dilarang untuk memperbanyak atau menyebarluaskan tanpa izin.