Di gereja, saya diberi berkat untuk membuat beberapa kue dadar untuk saudara-saudari saya. Saya dan saudari saya bersama-sama membuat kue dadar; dia juga sedang berlatih presentasi pada waktu itu dan saya sangat tersentuh mendengarnya mempraktikkan Kata-kata Kasih Ibu melalui presentasi yang sedang dia praktikkan. Sambil mendengarkan presentasinya, saya tidak dapat menahan diri untuk tidak mengucapkan kata-kata, "Bagus sekali!" Jauh di dalam hati saya, saya sangat senang mendengarnya berbicara dalam bahasa surgawi!
"Kakak, kamu hebat sekali!"
"Rasanya sungguh lezat!"
Itulah kata-kata yang terucap dari mulutku ketika mendengarkan presentasi praktiknya sambil ia juga membuat pancake dengan penuh cinta.
Saya sangat senang dan bersyukur karena saya dapat menyantap makanan rohani dan jasmani yang disiapkan dengan penuh cinta oleh Saudari saya! Sungguh, Kata-kata kasih Ibu bagaikan panekuk yang begitu manis bagi jiwa kita!