




Saat turun dari lift gereja, poster kampanye langsung terlihat.
Kami menempelkan stiker 'bahasa cinta ibu' yang paling ingin kami dengar dan menceritakannya kepada orang lain. 
"Terima kasih. Terima kasih padamu. “Kamu bekerja keras.”
“Saya akan berdoa (mendukung). “Ini akan baik-baik saja.”
"Halo"
Melalui kampanye ini, kami mengetahui apa yang ingin didengar satu sama lain!
Dan saya memikirkan kembali betapa seringnya kami mengatakan hal ini satu sama lain selama bertahun-tahun.
Mulai sekarang, kami akan membangun hubungan yang lebih erat dengan menggunakan ‘Bahasa Cinta Ibu’!! 
© Dilarang untuk memperbanyak atau menyebarluaskan tanpa izin.
38