Akibat pembangunan ulang, rumah-rumah di sekitar gereja dihancurkan dan populasi pendatang berkurang.
Toko-toko juga mengalami kesulitan karena penurunan jumlah pelanggan.
Kami memperkenalkan bahasa kasih sayang seorang ibu sambil makan di area komersial dekat gereja.
"Aku mendukungmu~" sapaku padanya dan dia tersenyum cerah, sesuatu yang belum pernah kulihat sebelumnya.
Silakan balas dengan "Terima kasih~"
Saat kita berlatih, hati kita juga dipenuhi dengan sukacita.
Kita menyebarkan harapan dengan mempraktikkan bahasa kasih sayang seorang ibu yang menyerukan perdamaian.
Sepertinya suasana di lingkungan ini hangat 💖
© Dilarang untuk memperbanyak atau menyebarluaskan tanpa izin.
49