Teks ini telah diterjemahkan secara otomatis. Terjemahannya mungkin janggal atau sedikit berbeda dari teks aslinya.
Rasa Terima KasihDukungan

Kata-kata seorang ibu yang mengubah lingkungan

Berkat Ayah dan Ibu, pada hari Kamis kami bertiga, para saudari, dapat mengunjungi acara yang diselenggarakan oleh Kepala Kepolisian Tigard dan berbagi dengannya tentang kampanye Kata-Kata Cinta dan Perdamaian Ibu.


Selama sesi tanya jawab dalam pertemuan tersebut, banyak peserta yang mengeluhkan situasi terkini dengan ICE dan menuntut jawaban.

Tepat pada saat itu, Saudari kami mengangkat tangannya untuk mengajukan satu pertanyaan ini menggunakan kata-kata penyemangat dari Ibu: "Terima kasih atas semua yang Ibu lakukan, ini pekerjaan yang berat dan tanpa pamrih, apa yang bisa kami lakukan sebagai komunitas untuk mendukung Ibu?"


Kepala Kepolisian McDonald terharu dan mengungkapkan isi hatinya. Ia berkata, ia menghargai sebuah tindakan baik sederhana seperti ucapan "Terima kasih!" Sejak saat itu, suasana di ruangan berubah. Orang-orang setelah itu mulai mengucapkan "terima kasih" sebelum mengajukan pertanyaan. Seorang pria bahkan menawarkan kacamata bacanya kepada Kepala Kepolisian ketika ia kesulitan membaca tulisan kecil. Sungguh, Kata-kata Cinta dan Kedamaian Ibu akan mengubah dunia! 🌐💕


Setelah acara tersebut, kami berkesempatan berbicara dengan kepala kepolisian. Beliau merasa tersentuh oleh kampanye Ibu sehingga secara pribadi membantu mempercepat permintaan kami untuk menghubungi departemen yang akan membantu dalam penghapusan grafiti dan pengecatan mural di wilayah Tigard. Melalui upaya konsisten dalam berpartisipasi aktif dalam acara-acara komunitas lokal, kepala kepolisian McDonald mengingat kami dari pertemuan kami dengan walikota dan petugas lainnya, dan sekarang beliau bahkan lebih bersemangat untuk memajukan tujuan kami. Terima kasih kepada Ayah dan Ibu karena telah memberi kami kesempatan untuk menunjukkan minat tulus kami dalam meningkatkan komunitas Tigard! 💖💖

© Dilarang untuk memperbanyak atau menyebarluaskan tanpa izin.