Teks ini telah diterjemahkan secara otomatis. Terjemahannya mungkin janggal atau sedikit berbeda dari teks aslinya.
Rasa Terima Kasih

Putri remajaku telah berubah♡

Putriku sedang mengalami masa pubertas.

Setelah mengikuti seminar 'Bahasa Kasih Sayang Ibu', saya merasakan perbedaan yang nyata.


Putri saya berumur 18 tahun tahun ini dan duduk di kelas dua SMA.

Ini adalah saat di mana kamu perlahan-lahan melewati masa pubertas.

Saya sangat terharu karena dapat berpartisipasi dalam seminar 'Bahasa Kasih Sayang Ibu' ini.

Dia mengatakan bahwa dia ingin mendekatkan hubungan ayah dan anak perempuan, serta ibu dan anak perempuan.


Sang putri yang kembali ke rumah menulis surat dengan sepenuh hati sepanjang malam,

Siapkan donat jadul yang diisi dengan kenangan tentang ibu dan ayah.

Saya meletakkannya di meja sarapan seperti sebuah hadiah.

Donat itu sempat kami bicarakan secara singkat sekitar sebulan yang lalu, saya dan suami.

Kurasa putriku mendengarkan kata-kata itu.


Saya dan suami sangat terharu ketika bangun pagi ini dan melihat donat dan sebuah surat di atas meja.

Melihat hati putriku tumbuh begitu besar dan belajar untuk memikirkan serta menyayangi orang tuanya.

Saya sangat senang dan kagum.

(Jadi, saya dan suami menyisakan uang saku untuk putri kami yang sedang tidur.)


Melihat putri remaja saya terinspirasi oleh seminar tersebut dan mencoba mempraktikkan inspirasi itu.

Aku sangat bahagia dan bersyukur hingga hampir menangis.

Kasih sayang keibuan yang saya rasakan di seminar itu

Tampaknya hal itu telah melunakkan hati putriku yang keras.


Bahasa kasih sayang seorang ibu,
Sekali lagi saya merasa bahwa itu adalah hadiah berharga yang membawa perubahan hangat ke rumah.

© Dilarang untuk memperbanyak atau menyebarluaskan tanpa izin.